Dari Sebuah Masa (4) – Kecap Cina Benteng

Kecap Cina Benteng Pasar Lama Tangerang
Kecap Sehat (d/h Siong Hin)

Tulisan & foto oleh :  Dharmawan

Meskipun semua mengklaim nomor satu, setiap konsumen akan memilih yang paling pas dengan seleranya. Kecap, konon dari kata ‘koechiap’, terkadang menunjukkan ‘kemenangan’ selera lokal. Setidaknya di Tangerang. Terutama pada warga Cina Benteng, kecap bermerek SH adalah pilihan utama.

Kendati serangan promosi begitu gencar, lewat tirai penutup warung kaki lima bergambar produk kecap tertentu, daya hidup kecap ‘indie label’ SH alias Siong Hin, tetap seperti dulu. Seakan dirawat oleh publiknya, sebagai bagian dari, katakanlah, local wisdom.

Didirikan oleh Lo Tjit Siong pada 1920, pabrik dan distribusinya masih di situ: jalan Saham, Tangerang lama, di sebuah bangunan tua yang dicat abu-abu, mengingatkan pada warna stasiun kereta. “Kecap dari jaman saya kecil,” banyak orang mengenang demikian untuk usaha yang beralih nama menjadi Firma Sehat ini.

Tak ada promosi menggebu. Orang datang untuk mendapatkan ‘kecap asli yang sedap’ itu. Seolah khawatir kehabisan stok dua jenis yang memang dibikin terbatas: asin dan manis. Yang manis ada yang berlabel kuning (kelas satu) dan merah (kelas dua).

Di meja kasir, akan kita temui Latief Sukaryadi, salah satu dari generasi keempat itu. Dia duduk di sana sesuai jam buka. Menghitung dan mencatat. Dari delapan pagi sampai empat sore, dengan kemeja yang dibuka kalau udara panas. Sabtu, cuma sampai setengah duabelas siang. Tidak kurang atau lebih.

“Sebentar ini kami akan tutup, kalian tadi masuk dari mana?” tanya pak Latief. Siang itu seluruh pintu depan memang sudah tertutup.

Peta Kecap Benteng SH, Tangerang :

4 tanggapan untuk “Dari Sebuah Masa (4) – Kecap Cina Benteng

  1. pak saya mau tanya alamat pabrik teng giok seng yang ditulis bapak Darmawan dan kalau bisa minta nomor telpon nya. thanks yudy 08998858197

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s