Retro Gaming di Copenhagen

copenhagen retro gaming

Boys never grow up. They just get older and their toys get more expensive. Tidak tahu siapa yang pertama mengucapkan kalimat ini, tapi ini mungkin kalimat yang paling tepat  untuk menjelaskan pengunjung Chasis Arcade di Copenhagen ini. (Catatan : penulis adalah salah satu penggemar tempat ini) Sebenarnya tidak terlalu tepat juga, karena ada beberapa wanita yang  datang ke tempat ini.

Ingin tahu tempat belanja di Copenhagen ?

Chasis Arcade adalah tempat permainan elektronik tahun 80an, atau dikenal sebagai arcade game.  Saat ini game2 lama ini dikenal sebagai retro game. Game jenis ini pernah populer di Jakarta era 80an. Ada 2 jenis, pinball atau dingdong dan game video. Dari kelompok terakhir yang paling populer adalah Pacman. Sebenarnya ada jenis lain yaitu Bingo. Tapi jenis ini hanya populer dikalangan penggemar judi. Kejayaan arcade games berakhir era 90an. Mesin permainan elektronik selanjutnya hanya ada di tempat2 judi terselubung sampai tahun 2000an. Salah satu tempat ini adalah Rainbow di jl Gajah Mada, Jakarta. Sekarang mesin2 ini sudah punah di Indonesia.

Chassis Arcade juga menjual komputer2 vintage seperti Amiga dan Commodore 64. Penggemarnya adalah komunitas retro computing. Komunitas retro gaming dan retro computing memang terkait erat sekali.

Perkenalan saya dengan retro computing terjadi tahun 1998. Saat bertugas di Jerman, kebetulan counterpart saya aktif di komunitas Amiga, komputer pertama saya di tahun 80an. Di waktu luangnya ia menulis program untuk Amiga, komputer yang saat itu sudah tidak di produksi selama 20 tahun. Komunitas2 ini masih aktif sampai sekarang di Eropa dan Amerika.

Baca juga tentang suasana kota Copenhagen

Beberapa komputer dan mesin pinball ini bernilai tinggi. Apple I buatan tangan Steve Wozniak terjual seharga USD 900,000, sedang beberapa mesin pinball bisa sampai belasan ribu dollar. Tapi mereka tidak melakukan ini untuk mencari uang. Ini pekerjaan “yang gak ada duitnya”. Kurang lebih seperti penggemar mobil antik, hanya mereka mengkoleksi komputer dan game2 tua.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s