Cerita Dibalik Nama

Tren nama dikalangan Peranakan Cina, terutama di Jawa. Perubahan fungsi nama dari jaman ke jaman.

Saat ke Bali akhir Desember tahun lalu, pesawat berangkat dari Jakarta jam 4:30 pagi. Saya sampai dibandara Ngurah Rai dalam keadaan setengah tidur. Langsung mencari kopi, untungnya Starbuck di bandara sudah buka. Dimeja sebelah keluarga keturunan Cina, wanita setengah baya, seorang pria dan 3 wanita awal 30an. Mereka berbicara seru dalam logat Jawa Timur yang kental.

Lanjutkan membaca “Cerita Dibalik Nama”

Percakapan Pagi Hari

A: Nanti presentasi ke direksi, jadi tampilan musti bagus !
B: Ini bagus !
A: Ini berantakan !!! Kabel sliweran !!!
B: Lain kali ngomong yang jelas dong !!! Bagus keliatannya apa bagus fungsinya ?
A :Waduhh gimana nih ? Mereka sudah dijalan lagi.
B : .. hmmm … berarti … kita musti buru2 ngopi
A : Di Starbuck aja ya, gw punya voucher

Bell

Seekor anjing yang keras kepala, sulit diatur, pintar dan suka makan daun serai.

Bell anjing yang setia
Cyssco Potato Von Pinnacle (Bell)
10 Jan 2000 – 26 Juli 2011

Di halaman ada lengkuas, jahe, kunyit, dan dulu ada sereh. Tapi rumpun sereh sudah 10 tahun lebih tidak ada, sejak Bell datang ke rumah

Bell suka buah-buahan. Ia suka jeruk kingkit, bisa memilih yang masak dan mengambil dari pohon, tapi paling suka sereh. Rumpun sereh selalu habis dicabuti, meski sudah dimarahi berkali-kali. Pak Soleh,  tukang kebun, sampai kapok menanam sereh lagi.

Lanjutkan membaca “Bell”