Jalan Gajah Mada, Denpasar, Bali

 

Kota

jakarta kota

Kota, nama daerah di Jakarta. Dari dulu saya heran, kenapa hanya daerah ini yang disebut Kota. Padahal seluruh Jakarta dari Cengkareng sampai Cawang berhak disebut Kota. Mungkin karena daerah ini lain. Suasana, orang-orangnya, juga dagangan yang ditawarkan. “Daerah paling kapitalis se Indonesia”, kata bekas atasan saya dulu. Semua bisa dibeli disini. Sekrup, paku, alat elektronik, nasi uduk, sampai konsesi tambang dan jpeabat bisa dibeli disini.

Lanjutkan membaca “Kota”

Antara Semarang – Lasem

Mengungkap sedikit misteri dibalik tembok pagar gedung2 di Lasem. Foto tua dengan pesan dan nasehat. Lukisan kaca. Tempat dupa berukir nan cantik. Koleksi filateli yang mengagumkan.

Tempat perhentian yang menarik di jalur Pantura Semarang-Lasem adalah Pati, Juwana dan Rembang. Semarang adalah kota besar terakhir, sebelum Surabaya. Kami pagi-pagi sampai di  Semarang. Ada pilihan sarapan nasi ayam didepan sekolah Karangturi atau warung Koh Liem di depan SMA Loyola. Yang terakhir ini saya suka asem-asemnya.

Lanjutkan membaca “Antara Semarang – Lasem”

Rumah cantik di Lasem

Gedung bergaya Cina Peranakan (Babah Nyonya) dan Indisch di Lasem. Sebuah rumah kayu tua yang masih ditempati. Sebuah gedung Indisch yang sangat luas dan indah.

tandu di klenteng cu an kiong lasem
Tandu di Cu An Kiong, Lasem

Berharap, rumah2 tua  ini bertahan beberapa tahun lagi.

rumah-indisch-lasem

indisch-lasem

rumah-indisch-lasem

Kilin cina Lasem
Kilin penjaga altar

 

 

Pernah Ada Yang Bernama Han Disini

Tokoh sejarah Han Siong Kong, legenda Han Wie Sing dan kuburan di Lasem. Hubungan darah elite peranakan Cina dan priyayi Jawa Timur. Rumah abu Han dan kutukan keluarga Han. Riset Claudine Salmon tentang tokoh Lasem ini..

han lasem

Han Wie Sing akhirnya meninggal miskin. Hartanya habis dipakai judi kedua anaknya. Sebenarnya biar bekas penjudi, dia tidak suka kedua anaknya mengikuti jejaknya. Apa lagi mereka selalu kalah.

Lanjutkan membaca “Pernah Ada Yang Bernama Han Disini”

Rumah Untuk Sang Jendral

Sebuah papan dengan tulisan Cina misterius di sebuah gedung tua di Lasem. Dianggap bertuliskan biografi seorang jendral dari Tiongkok. Beberapa kejadian aneh yang berhubungan dengan papan itu Dan mengapa sampai sebuah rumah khusus disediakan untuk menyimpan papan itu.

rumah cina tua lasem

Lim Liok Nio akhirnya bisa membeli rumah sendiri.  Kecil dan agak berantakan karena ada beberapa barang pemilik lama. Entah kenapa si pemilik lama itu, sampai sinci** leluhurnya juga ditinggal. Konon leluhurnya itu seorang jendral di Tiongkok.

Satu malam terdengar suara tangisan. Liok Nio lama-lama jengkel juga. Tidak peduli sudah malam ia cari sumbernya. Ternyata berasal dari sinci itu. Sepertinya si jendral sedih ditingal keluarganya sendiri.

Lanjutkan membaca “Rumah Untuk Sang Jendral”

Lasem, Banyak Kopi Enak Disitu

Kopi lelet, tradisi unik Lasem. Resep, cara pembuatan dan warung kopi lelet di Lasem, kota batik khas peranakan, kelenteng Cina tua, pesantren tua, rumah tua, pemberontak, penyelundup candu dan kyai karismatik. Semua ada disini.

Suasana warng kopi di Lasem

Jam 9 malam saya turun dari bis, jalanan masih ramai. Ojek langsung mengerubung. Waktu minta diantar ke hotel Wijaya ada yang senyum2, ada yang minta 5 ribu. Saya pilih yang minta 5 ribu. Naik ojek tidak sampai 5 detik langsung turun lagi, karena sudah sampai.

Lanjutkan membaca “Lasem, Banyak Kopi Enak Disitu”

Kaca Patri Kota Tua Jakarta

Kaca Patri

Bulan November 2010 bersama seorang teman jalan2 ke Kota Tua Jakarta. Ada beberapa kaca timah yang menarik. Sayang kondisi menyedihkan semua, kecuali di dua gedung (Museum Bank Indonesia & Mandiri).

Meski sudah mencari-cari, masih banyak pertanyaan belum terjawab. Dimana kaca patri ini dibuat, bahan, tehnik yang dipakai dan cerita apa yang ingin disampaikan.

Kaca Patri Jakarta
Lobby Musium Bank Indonesia

Dari Sebuah Masa (4) – Kecap Cina Benteng

Kecap SH (Siong Hin) Pasar Lama Tangerang, kecap peranakan Cina Benteng legendaris. Produknya kecap manis dan kecap asin. Kecap asin diproduksi sangat terbatas.

Kecap Cina Benteng Pasar Lama Tangerang
Kecap Sehat (d/h Siong Hin)

Tulisan & foto oleh :  Dharmawan

Meskipun semua mengklaim nomor satu, setiap konsumen akan memilih yang paling pas dengan seleranya. Kecap, konon dari kata ‘koechiap’, terkadang menunjukkan ‘kemenangan’ selera lokal. Setidaknya di Tangerang. Terutama pada warga Cina Benteng, kecap bermerek SH adalah pilihan utama.

Lanjutkan membaca “Dari Sebuah Masa (4) – Kecap Cina Benteng”