Pasti Ada Jalan – Kisah Seorang Pertapa di Rembang

Cerita seorang pertapa di Rembang, Jawa Tengah. Seorang nenek, bertapa dirumah tua besar warisan leluhurnya. Sering dimintai tolong menyembuhkan penyakit, dan selalu menolak imbalan apapun .  Ia yakin jika berbuat baik, untuk hidup : “Pasti ada jalan”

rumah low di gambiran rembang
Rumah keluarga Lie di Rembang

Rumah di ujung jalan Erlangga, Rembang itu dikenal sebagai “omah lowo” (rumah kelelawar), karena banyak kelelawar yang bersarang disitu. Dihuni turun temurun oleh keluarga Lie sejak dua ratusan tahun yang lalu.

Di paviliun sampingnya tinggal seorang pertapa, emak Khing. Nama lengkapnya Lie Khing Nio. Ia menolak memberitahu umurnya. Seorang penganut aliran Theravada, ia menyebut dirinya “pertapa omahan”, orang yang bertapa dirumah.

Lanjutkan membaca “Pasti Ada Jalan – Kisah Seorang Pertapa di Rembang”

Goyong : musisi Gambang Kromong

Cerita tentang seorang musisi dan pembuat instrumen musik gambang kromong. Salah satu kesenian Cina Benteng, peranakan Cina didaerah Tangerang

gambang kromong
Go Yong, musisi gambang kromong

Laki-laki itu berbadan kecil kurus, agak bungkuk. Bicaranya datar dengan wajah tanpa ekspresi. Ruang tamunya penuh belasan Kong Ah Yan, Teh Yan dan Sukong*. Disatu sudut ada beberapa terompet kayu, sebuah gambang disudut lain.

Teman saya Wubin mengambil Teh Yan dan memainkan beberapa potong lagu di beranda. Laki-laki itu mendengarkan, dan berkata,
“Dia pasti punya nih dirumahnya… kayanya yang dari Cina sana”.
Ia masuk kekamar, keluar dengan terompet kayu dan bungkusan kain. Duduk dan membuka bungkusan kain itu.
“Ini warisan bapa saya”.
Isinya sebuah Teh Yan tua.

Lanjutkan membaca “Goyong : musisi Gambang Kromong”

Pesta perkawinan Jaya dan Yuli, pesta perkawinan Cina Benteng

Chio Tao, ritual puncak upacara perkawinan Cina Benteng. Tradisi peranakan Cina yang bertahan sampai saat ini

pernikahan cina benteng
Petunjuk terakhir sebelum upacara pernikahan

Satu hari setelah Natal tahun 2011, di sebuah desa bernama Jawaringan nun di pelosok Tangerang, Jaya dan Yuli melakukan ritual Chio Tao. Inilah puncak dari rangkaian ritual perkawinan Cina Benteng. Karena beberapa hal, ritual untuk mempelai wanita dilakukan dirumah mempelai pria. Untuk beberapa saat, kediaman Jaya dianggap sebagai tempat tinggal Yuli.

Lanjutkan membaca “Pesta perkawinan Jaya dan Yuli, pesta perkawinan Cina Benteng”

Antara Semarang – Lasem

Mengungkap sedikit misteri dibalik tembok pagar gedung2 di Lasem. Foto tua dengan pesan dan nasehat. Lukisan kaca. Tempat dupa berukir nan cantik. Koleksi filateli yang mengagumkan.

Tempat perhentian yang menarik di jalur Pantura Semarang-Lasem adalah Pati, Juwana dan Rembang. Semarang adalah kota besar terakhir, sebelum Surabaya. Kami pagi-pagi sampai di  Semarang. Ada pilihan sarapan nasi ayam didepan sekolah Karangturi atau warung Koh Liem di depan SMA Loyola. Yang terakhir ini saya suka asem-asemnya.

Lanjutkan membaca “Antara Semarang – Lasem”

Rumah cantik di Lasem

Gedung bergaya Cina Peranakan (Babah Nyonya) dan Indisch di Lasem. Sebuah rumah kayu tua yang masih ditempati. Sebuah gedung Indisch yang sangat luas dan indah.

tandu di klenteng cu an kiong lasem
Tandu di Cu An Kiong, Lasem

Berharap, rumah2 tua  ini bertahan beberapa tahun lagi.

rumah-indisch-lasem

indisch-lasem

rumah-indisch-lasem

Kilin cina Lasem
Kilin penjaga altar

 

 

Pernah Ada Yang Bernama Han Disini

Tokoh sejarah Han Siong Kong, legenda Han Wie Sing dan kuburan di Lasem. Hubungan darah elite peranakan Cina dan priyayi Jawa Timur. Rumah abu Han dan kutukan keluarga Han. Riset Claudine Salmon tentang tokoh Lasem ini..

han lasem

Han Wie Sing akhirnya meninggal miskin. Hartanya habis dipakai judi kedua anaknya. Sebenarnya biar bekas penjudi, dia tidak suka kedua anaknya mengikuti jejaknya. Apa lagi mereka selalu kalah.

Lanjutkan membaca “Pernah Ada Yang Bernama Han Disini”

Rumah Untuk Sang Jendral

Sebuah papan dengan tulisan Cina misterius di sebuah gedung tua di Lasem. Dianggap bertuliskan biografi seorang jendral dari Tiongkok. Beberapa kejadian aneh yang berhubungan dengan papan itu Dan mengapa sampai sebuah rumah khusus disediakan untuk menyimpan papan itu.

rumah cina tua lasem

Lim Liok Nio akhirnya bisa membeli rumah sendiri.  Kecil dan agak berantakan karena ada beberapa barang pemilik lama. Entah kenapa si pemilik lama itu, sampai sinci** leluhurnya juga ditinggal. Konon leluhurnya itu seorang jendral di Tiongkok.

Satu malam terdengar suara tangisan. Liok Nio lama-lama jengkel juga. Tidak peduli sudah malam ia cari sumbernya. Ternyata berasal dari sinci itu. Sepertinya si jendral sedih ditingal keluarganya sendiri.

Lanjutkan membaca “Rumah Untuk Sang Jendral”

Dari Sebuah Masa (4) – Kecap Cina Benteng

Kecap SH (Siong Hin) Pasar Lama Tangerang, kecap peranakan Cina Benteng legendaris. Produknya kecap manis dan kecap asin. Kecap asin diproduksi sangat terbatas.

Kecap Cina Benteng Pasar Lama Tangerang
Kecap Sehat (d/h Siong Hin)

Tulisan & foto oleh :  Dharmawan

Meskipun semua mengklaim nomor satu, setiap konsumen akan memilih yang paling pas dengan seleranya. Kecap, konon dari kata ‘koechiap’, terkadang menunjukkan ‘kemenangan’ selera lokal. Setidaknya di Tangerang. Terutama pada warga Cina Benteng, kecap bermerek SH adalah pilihan utama.

Lanjutkan membaca “Dari Sebuah Masa (4) – Kecap Cina Benteng”